WASHINGTON - Temperatur bumi diprediksi meningkat antara 2,4 hingga 6,3 derajat Celcius pada 2100. Kondisi tersebut disebabkan peningkatan polusi emisi gas karbondioksida.
Menurut para ilmuwan, seperti dikutip Foxnews, Jumat (26/9/2008), keadaan mengerikan tersebut sudah mulai terasa sejak saat ini. Pada 2007 lalu polusi yang berasal dari emisi karbon meningkat hingga tiga persen. Emisi tersebut merupakan faktor utama pemicu terjadinya pemanasan global.
Berdasarkan data, China dan Amerika Serikat berada di urutan teratas dengan tingkat polusi yang tinggi. Keadaan itu berbanding terbalik dengan negara berkembang yang justru sedang berusaha mengurangi polusi karbondioksida (CO2). China bahkan menyumbang lebih dari setengah polusi CO2 di dunia. Tak jauh berbeda dengan China, Negeri Paman Sam tercatat memproduksi 1,75 miliar ton karbon selama 2007.
Selengkapnya Klik Disini
Suhu Bumi Meningkat 6,3 Persen Pada 2100
Muhammad Rafly, 27 September 2008Radiasi Ponsel Tingkatkan Resiko Kanker Pada Anak-Anak
Muhammad Rafly, 24 September 2008
LONDON - Sejumlah peneliti Eropa kembali memperingatkan para orang tua agar lebih mengatur penggunaan ponsel pada anak-anak di bawah usia 16 tahun.
Penggunaan ponsel sebaiknya hanya digunakan pada saat yang darurat atau memang sangat dibutuhkan. Menurut peneliti asal Swedia, seperti dilansir Sidney Morning Herald, Selasa (31/9/2008), ponsel dapat meningkatkan lima kali lipat resiko kanker otak. Masa perkembangan otak anak sangat rentan dan sensitif terhadap radiasi. Laporan tersebut diungkapkan pada konferensi kesehatan internasional terkait ponsel, yang pertama kali diadakan di London.
Studi di Swedia membuktikan, radiasi ponsel akan meningkatkan Glioma, yang memicu kanker atau tumor di otak. Menurut Professor dari Universitas Hospital di Orebro, Swedia, Lennart Hardell, ukuran otak anak-anak sangat kecil dan lebih tipis dibandingkan orang dewasa. Radiasi ponsel akan lebih mudah merusak sel-sel yang terdapat dalam otak.
Selengkapnya Klik Disini

